Flat Earth 77 Episode 2: Pergerakan Gunung

Flat Earth Episode 2
Flat Earth 77 Episode 2©Reha.Bloger.ID


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bishmillahirahmanirahim..
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan."
(Q. S. An-Naml [27]:88)



Kembali lagi di Flat Earth 77. Topik pembahasan berikut ini mengenai pergerakan gunung seperti jalannya awan.
Sebelumnya mari kita lihat berbagai tafsiran mengenai ini.

Tafsiran Pertama
Dari Khasanah Islam Trans 7 dikabarkan
Bahwa ayat ini menujukkan bumi mengelilingi matahari

Tafsiran Kedua
Dari Berita Islami Masa Kini Trans TV dan dari referensi di Search Engine dikabarkan
Bahwa ayat ini menunjukkan pergerakan gunung yang disebabkan oleh pergerakan lempeng-lempeng.

Tafsiran Ketiga
Dari Tafsir Surat Al-Kahfi Halaman 81 dari Syaikh Ibnu Utsaimin.
Beliau berkata, “Sebagian orang berkata bahwa ayat ini menunjukkan, bumi mengelilingi matahari. Penafsiran ini keliru dan berkata atas Allah tanpa dasar ilmu, karena konteks ayat di atas tidak menunjukkan hal itu, coba perhatikan secara sempurna: “Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik daripadanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tentram dari kejutan yang dahsyat pada hari itu.” (QS.An-Naml:87-89)
Ayat ini secaroa jelas menunjukkan bahwa kejadian tersebut adalah ketika hari kiamat.

Dari penjelasan diatas dari Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan tentang pergerakan gunung sebagaimana jalannya awan justru terjadi ketika hari kiamat. Artinya jika bumi bergerak, gunung-gunung ikut bergerak, dan mereka (orang barat) mengatakan itu fakta bumi. Ini bertentangan dengan Al-Qur'an Surah An-Naml Ayat 87 sampai 89.

Setiap dalil yang digunakan landasan untuk menguatkan pendapat "Bumi Mengengelilingi Matahari" adalah penafsiran dan pemahaman yang tidak benar, sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Abdul Karim bin Sholih Al-Humaid dalam risalahnya Hidayah Al-Hairan fi Mas'alah Ad-Dauran Halaman 18.

Syaikh Ibnul Utsaimin rahimahullah berkata,
ﻇﺎﻫﺮ ﺍﻷﺩﻟﺔ ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﺗﺜﺒﺖ ﺃﻥ ﺍﻟﺸﻤﺲ ﻫﻲ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺪﻭﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺭﺽ، ﻭﺑﺪﻭﺭﺗﻬﺎ ﻳﺤﺼﻞ ﺳﻄﺢ ﺗﻌﺎﻗﺐ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺃﻥ ﻭﺍﻟﻨﻬﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺭﺽ ﻭﻟﻴﺲ ﻟﻨﺎ ﻧﺘﺠﺎﻭﺯ ﻇﺎﻫﺮ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺩﻟﺔ ﺇﻻ ﺑﺪﻟﻴﻞ ﺃﻗﻮﻯ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻳﺴﻮﻍ ﻟﻨﺎ ﺗﺄﻭﻳﻠﻬﺎ ﻋﻦ ﻇﺎﻫﺮﻫﺎ
“Zhahir (yang nampak jelas dari) dalil- dalil syari’at, menetapkan bahwa matahari yang berputar mengelilingi bumi, dan dengan perputarannya terjadilah pergantian malam dan siang di atas permukaan bumi. Dan tidak sepatutnya bagi kita untuk melampaui zhahir (yang nampak jelas dari) dalil- dalil ini kecuali dengan dalil yang lebih kuat yang membolehkan kita untuk menafsirkannya hingga keluar dari zhahir-nya.”
[Majmu Fatawa war Rosaail, 1/73]

Nah, dari pembahasan kali ini menunjukkan bahwa pergerakan gunung sebagaiman jalannya awan terjadi saat hari kiamat.
"Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidaklah Kami tinggalkan seorangpun dari mereka. Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian. Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) didalamnya..."
(Q. S. Al-Kahfi [18]:47-49)

Selain itu coba kita lihat di Mazmur/Zabur/Psalms
Mazmur 114:4
Gunung-gunung melompat-lompat seperti domba jantan, dan bukit-bukit seperti anak domba.

Dan sudah sangat jelaslah pergerakan gunung sebagaimana jalannya awan justru terjadi ketika hari kiamat.
Untuk yang sekarang coba kita lihat ayat-ayat lain mengenai gunung.

‘Dan Dia telah menegakkan di bumi gunung-gunung, supaya jangan sampai berguncang bersama kamu dan sungai-sungai serta jalan-jalan, supaya kamu dapat menemukan jalan ke tempat yang dituju.’ (Q. S. An-Nahl:15)

‘Tidakkah Kami telah menjadikan bumi ini sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?’ (Q. S. An-Naba:6-7)

‘Dan Kami telah membentangkan bumi ini dan Kami tegakkan gunung-gunung yang kokoh di dalamnya dan juga Kami tumbuhkan di dalamnya segala sesuatu dengan perimbangan yang tepat.’ (Q. S. Al-Hijr:19)

'Dan Dia ciptakan padanya (bumi) gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dan Dia berkahi, dan Dia tentukan padanya makanan-makanan (bagi penghuni)nya dalam empat hari. Memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya.
Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, "Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa.” Keduanya menjawab, "Kami datang dengan patuh.”
Lalu diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua hari. Dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi) Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui.' (Q. S. Fussilat:10-12)

"Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik." (Q. S. Luqman:10)

Oke selesailah pembahasan kita kali ini tentang pergerakan gunung.
Sekian, sampai jumpa, dan terima kasih.
Jangan lupa Share, Comment, and Read.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb





Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment

Widget