Reha Bloger ID: RBID Channel

Meninggikan Kalimat Allah yang Tertinggi

Nama dan Bentuk Bumi di Mata Mujahid

Plsy Store Street Fight

Nama dan Bentuk Bumi Menurut Mujahid

Nama dan Bentuk Bumi di Mata Mujahid

Oleh Al Akh Al Mujahid

Faidah ilmu berikut ini disarikan dari sebuah risalah berjudul ﺍﻷﺩﻟﺔ ﺍﻟﻜﺎﺷﻔﺔ ﺑﺄﻥ ﺍﻷﺭﺽ ﻣﺴﻄﺤﺔ karya seorang pejuang (baca: mujahid) Negara Islam (Daulah Islamiyyah) yang tidak disebutkan namanya sehingga kami hanya menulis laqabnya. Nukilan tafsir telah ditelaah ulang dari Maktabah Asy Syamilah, lalu kami telaah ulang kembali dan kami ubah menjadi seperti ini. Semoga bermanfaat.

Bumi yang kita berada diatasnya bernama ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ -bermakna yang paling rendah-.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻣَﺎ ﻟَﻜُﻢْ ﺇِﺫَﺍ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻧﻔِﺮُﻭﺍ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﺛَّﺎﻗَﻠْﺘُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺃَﺭَﺿِﻴﺘُﻢ ﺑِﺎﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﻓَﻤَﺎ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﺇِﻟَّﺎ ﻗَﻠِﻴﻞ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah" kamu merasa berat terhadap BUMI (tempat kamu tinggal)? Apakah kamu puas dengan kehidupan DUNIA (tempat kamu tinggal sekarang) sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit." (Q.S. At Taubah: 38)

ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻮ ﻓﻼ ﺷﻲﺀ ﺃﺩﻧﻰ ﻣﻨﻪ
Dunia itu dari kata Ad Dunuw (yang rendah), sehingga tidak ada sesuatu pun yang lebih rendah darinya.

ﻧﻘﻮﻝ ﺣﺴﻦ، ﻓﺈﻥ ﺯﺍﺩ ﺣﺴﻨﻪ، ﻗﻠﻨﺎ ﺃﺣﺴﻦ ﻭﻟﻜﻦ ﺇﺫﺍ ﺑﻠﻎ ﻣﻨﺘﻬﺎﻩ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻓﻨﻘﻮﻝ ﺍﻟﺤﺴﻨﻰ ﻓﻼ ﺷﻲﺀ ﺃﺣﺴﻦ ﻣﻨﻬﺎ، ﺃﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﺴﻨﻰ
Kita katakan hasan (Baik). Maka jika bertambah kebaikannya kita katakan ahsan (lebih baik). Akan tetapi, jika ia telah mencapai puncaknya dalam kebaikan, maka kita katakan Al Husna (yang paling baik) sehingga tidak ada sesuatu pun yang lebih baik darinya. Yaitu nama-nama Allah yang paling baik.

ﻋﺎﻝ، ﺃﻋﻠﻰ، ﺍﻟﻌﻠﻴﺎ
Tinggi, lebih tinggi, paling tinggi
ﻓﺼﻴﺢ، ﺃﻓﺼﺢ، ﺍﻟﻔﺼﺤﻰ
Fashih, lebih fashih, yang paling fashih.

Seandainya bumi itu bulat, tentu akan ada manusia yang berada di ujung bawah dari kita. Lalu bagaimana kita menyebutnya dunia (yang paling rendah), sedangkan disana ada yang lebih rendah? Maka merupakan kekeliruan memberinya nama dunia. Karena kata dunia bermakna sesuatu yang paling rendah, dunia itu adalah ujung paling rendah, maka bagaimana mungkin ada yang paling rendah sedangkan dibawahnya ada juga yang paling rendah?

Sesungguhnya (bentuk bumi/dunia) itu adalah datar dan seluruhnya adalah dunia (yang paling rendah).

Sebagaimana Allah Ta'ala berfirman:

ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻣَﺪَﺩْﻧَﺎﻫَﺎ ﻭَﺃَﻟْﻘَﻴْﻨَﺎ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺭَﻭَﺍﺳِﻲَ ﻭَﺃَﻧﺒَﺘْﻨَﺎ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣِﻦ ﻛُﻞِّ ﺯَﻭْﺝٍ ﺑَﻬِﻴﺞ

Artinya:
"Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya pancang-pancang (gunung-gunung) yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata." (Q.S. Qaf: 7)

Al Muhaddits Al Hafizh Abul Fida Ismail bin Katsir Asy Syafi'i rahimahullah mengatakan:

ﻭﻗﻮﻟﻪ ﺗﺒﺎﺭﻙ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ : } ﻭﺍﻷﺭﺽ ﻣﺪﺩﻧﺎﻫﺎ { ﺃﻱ ﻭﺳﻌﻨﺎﻫﺎ ﻭﻓﺮﺷﻨﺎﻫﺎ } ﻭﺃﻟﻘﻴﻨﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﺭﻭﺍﺳﻲ { ﻭﻫﻲ ﺍﻟﺠﺒﺎﻝ ﻟﺌﻼ ﺗﻤﻴﺪ ﺑﺄﻫﻠﻬﺎ ﻭﺗﻀﻄﺮﺏ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻣﻘﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺗﻴﺎﺭ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﻤﺤﻴﻂ ﺑﻬﺎ ﻣﻦ ﺟﻤﻴﻊ ﺟﻮﺍﻧﺒﻬﺎ

"FirmanNya Tabaraka wa Ta'ala: { Dan Kami hamparkan bumi itu } Maksudnya kami LUASKAN dan Kami BENTANGKAN. {Dan Kami letakkan padanya pancang-pancang yang kokoh} Yaitu gunung-gunung agar bumi beserta isinya tidak miring dan tidak berguncang. Gunung-gunung itu berdiri tegak diatas bumi dengan semua sisinya dikelilingi air."
(Lihat Tafsirul Qur'anul Adzim)

Imam Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakr Al Anshari Al Qurthubi rahimahullah Ta'ala mengatakan:

ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ : } ﻭﺍﻷﺭﺽ ﻣﺪﺩﻧﺎﻫﺎ { ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﻧﻌﻤﻪ ﺃﻳﻀﺎ، ﻭﻣﻤﺎ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﻛﻤﺎﻝ ﻗﺪﺭﺗﻪ. ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ : ﺑﺴﻄﻨﺎﻫﺎ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻪ ﺍﻟﻤﺎﺀ، ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ } ﻭﺍﻷﺭﺽ ﺑﻌﺪ ﺫﻟﻚ ﺩﺣﺎﻫﺎ { " ﺃﻱ ﺑﺴﻄﻬﺎ . ﻭﻗﺎﻝ : } ﻭﺍﻷﺭﺽ ﻓﺮﺷﻨﺎﻫﺎ ﻓﻨﻌﻢ ﺍﻟﻤﺎﻫﺪﻭﻥ { ." ﻭﻫﻮ ﻳﺮﺩ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺯﻋﻢ ﺃﻧﻬﺎ ﻛﺎﻟﻜﺮﺓ

"FirmanNya Ta'ala: {Dan Kami hamparkan bumi itu} Ini termasuk nikmat-Nya juga dan termasuk hal yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan-Nya. Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma mengatakan: 'Membentangkannya diatas air, sebagaimana firmanNya {Dan bumi setelah itu dihamparkan-Nya} (An Nazi'at: 30) yaitu membentangkannya. Dan juga firmanNya : {Dan bumi itu kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami)} (Adz Dzariyat: 48). Dan ia merupakan BANTAHAN terhadap orang yang mengklaim bahwa (bumi berbentuk) seperti bola." (Lihat Al Jami' Li Ahkamil Qur'an)

Allah Ta'ala juga berfirman:

ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻛَﻴْﻒَ ﺳُﻄِﺤَﺖْ

Artinya: "Dan bumi bagaimana ia dihamparkan (didatarkan)?"
(Q.S. Al Ghasyiyah: 20)

ﻭﻗﻮﻟﻪ } ﺳﻄﺤﺖ { ﻇﺎﻫﺮ ﻓﻲ ﺃﻥ ﺍﻷﺭﺽ ﺳﻄﺢ ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻋﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﻻ ﻛﺮﺓ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻟﻪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻬﻴﺌﺔ

“Makna ‘sutihat’ zahirnya menunjukkan bahwa bumi itu datar dan dan (itulah) pendapat para ulama syari'ah, bukan bulat sebagaimana dikatakan oleh ahli ilmu ukur.”
(Lihat Tafsir Jalalayn)

ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ . ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

Tentang Penulis

Al Akh Al Mujahid Fulan bin Fulan

"Tidak ada yang lebih rendah daripada dunia."

alt=

Comments

Please login first for post a comment
Please switch off your AdBlock and refresh this page :)