Suara Ahlus Sunnah Melawan Sekularisme

Suara Ahlus Sunnah wal Jama'ah melawan Sekularisme, Liberalisme, Plularisme, Murji'ah dan Khawarij

Wahai, "Khawarij", Bertobatlah!

Plsy Store Street Fight

Wahai Khawarij Bertaubatlah

Wahai, "Khawarij", Bertobatlah

Oleh Abu Sa'ad Al Bimawi

Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai, "khawarij", bertobatlah!

Kalian "khawarij" berkata,
"Sesungguhnya Ahlu Syam itu musyrik kafir sebelum datangnya Negara Islam dan yang meninggal sebelum datangnya Negara Islam juga semua musyrik kafir. Barang siapa yang melewati kuburan Ahlu Syam, lantas ia salam kepada kuburan-kuburan tersebut, maka dia kafir."

Lihatlah pemahaman lucu kalian hari ini. Pemahaman dari mana yang kalian anut hari ini? Al Khabair pun tak selamat dari lisan busuk kalian yang mengafirkan di atas dalil hawa nafsu dan zhan belaka. Sungguh tanyakanlah perihal jemaah dari Uzbekistan yang masuk ke Negara Islam, kemudian mereka mengafirkan semua "Ahlu Syam", kecuali yang mereka kenal akidahnya. Kemudian Negara Islam menyuruh mereka tobat, kemudian mereka tobat. Tanyakanlah perihal mereka.

Lihatlah para "khawarij" hari ini. Sebagian mereka menduduki posisi-posisi penting dalam Negara Islam. Sebagiannya lagi ada yang posisinya di dalam Lajnah Mufawwadhah. Oleh mereka orang-orang yang meninggal dunia yang tidak diketahui keadaannya pun dikafirkan. Wal'iyadzubillah.

Wahai, "khawarij" keparat yang dulu malu menampakkan taringnya ketika singa (Al Adnani) masih hidup. Sungguh, setelah meninggalnya beliau taqabbalahullah, kalian mulai unjuk gigi. Aku telah berjumpa dengan pasak-pasak kalian yang tertawan di Turki yang lari tunggang langgang keluar dari Negara Islam karena takut daging kalian dicabik-cabik oleh Singa Allah, Syaikhuna Abu Muhammad Al adnani berserta Jaisy Shiddiq.

Kenapa kalian bermalu-malu dalam mengafirkan Syaikh Abu Muhammad Al Adnani dan Abu Mush'ab Az Zarqawi, sedangkan sebagian dari kalian yang aku temui di penjara Ghaziantep itu mengafirkan Syaikh Abu Muhammad Al Adnani. Aku pernah mengatakan kepada salah seorang dari kalian bahwa aku mencintai Negara Islam, lantas seorang dari kalian yang berasal dari Cechnya mengafirkan aku.

Wahai, "khawarij" modern, jangan malu-malu lagi... Kafirkanlah ikhwan-ikhwan yang telah terbunuh sebelum ini yang mereka membawa pemahaman merinci Intikhabat dan PNS. Jangan malu-malu lagi! Semua muwwahid yang hidup hari ini tahu bahwa kebanyakan yang telah terbunuh sebelum ini membawa pemahaman merinci Intikhabat dan PNS. Kafirkanlah, jangan malu-malu lagi.

Wahai, "khawarij", bertobatlah... Jika tidak, maka 1000 singa Al Adnani akan mencabik-cabik daging kalian dengan izin Allah.

Semoga Allah membersihkan Negara Islam ini dari pemahaman busuk "khawarij" modern. Aamiin Allahumma Aamiin.

Negara Islam berjaya dan meluas!

Editor: Muhammad bin Yusuf
Sumber: Manhaj Da'wah wal Jihad

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment
Please switch off your AdBlock and refresh this page :)